Kareo Padi Penghuni Ekosistem Sawah

kareo padiBahasa latinnya Amaurornis phoenicurus, atau Ayam-ayaman bahasa lokalnya.  Dulu burung ini ada dimana-mana, yang penting ada semak-semak lembab maka si Kareo Padi ini akan bersarang di sana. Pinggir danau, tepi sungai, mangrove, dan persawahan adalah tempat favoritnya untuk tinggal, bermain dan mencari makan.  Tapi sayang itu dulu, sekarang sudah jauh berbeda karena kita tidak bisa lagi dengan seenaknya bertemu dia dimana mana.  Jumlahnya kini sudah jauh menurun karena perburuan  dan penangkapan.  Di sawah pun sebagian besar sudah menghilang, terutama dari areal persawahan yang menggunakan pestisida kimia maka dijamin kita takkan bertemu Kareo padi. Apa sebab? Karena pestisida tersebut mencemari lumpur dan tanah tempat Kareo padi mencari makanannya berupa biji2, cacing, serangga,  dan siput kecil.

Mungkin seandainya kita menggalakkan pertanian organik, tentulah kita dapat berjumpa lagi dengan Kareo padi yang cantik itu di sawah dekat rumah kita.  Tahukah anda? Bisa jadi sebenarnya kita tidak memerlukan insektisida kimia jika kita tugaskan si Kareo padi memakan serangga di sawah kita, atau dengan senang hati tentu mereka akan memakan semua anak-anak keong emas yang merupakan hama di sawah kita.  Petani semestinya memandang bahwa sawahnya adalah sebuah ekosistem sawah.  Sehingga apabila semua proses rantai makanan dan fungsi hayati yang ada di dalam ekosistem tersebut berjalan dengan optimal, tentulah hama penyakit bisa terkontrol serta panen sebagai hasil dari proses ekosistem sawah  akan didapatkan dengan optimal pula.  Dan si Kareo Padi sebagai salah satu anggota ekosistem tentu akan langgeng hidupnya dalam membantu para petani.

Kareo padi berukuran cukup besar, sekitar 30 cm. Wajah, dahi, dada, perut atas berwarna putih dan punggung abu-abu sementara tungging dan bawah ekornya berwarna merah karat. Iris merah, paruh hijau dengan pangkal merah dan kaki kuning.  Cantik bukan?  Dan bila suatu waktu anda menjumpai Kareo padi dalam jumlah banyak dan ukurannya agak lebih besar, bisa jadi mereka Kareo padi yang bermigrasi dari utara saat musim dingin.  (by Timur)

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>