Cucak Kutilang, Hobi bernyanyi dan Riang Gembira

cucak kutilangCucak Kutilang merupakan saudara dekat Merbah Cerukcuk (Pycnonotus goiavier), dan sama sama mempunyai warna kuning emas di daerah perut belakangnya.  Walau begitu, Cucak Kutilang lah yang menyandang nama ‘ si Perut Emas’ : Pycnonotus aurigaster (aurum:emas, gaster:perut).  Perbedaannya dengan Merbah Cerukcuk,  Cucak Kutilang  mempunyai jambul yang seringkali naik turun sesuai suasana hatinya dan kepala seperti memakai kupluk hitam yang menutup sampai di bawah pipinya.  Sayap hitam, ekor hitam coklat, selebihnya  tubuh berwarna putih.  Kaki hitam.

Di Banyumas dan sekitarnya Cucak Kutilang masih umum dan mudah dijumpai terutama di taman-taman kota, seperti di Taman Museum Jenderal Soedirman di Karang Lewas, Taman Satria dan sekitaran RS Margono, Taman Andhang Pangrenan dan bahkan dekat pantai seperti di Taman Benteng Pendem Cilacap juga masih cukup banyak terlihat si Cucak Kutilang. Di beberapa ruang terbuka hijau yang diamati di Banyumas  juga masih ditemukan Cucak Kutilang (sekitar gn Bunder di lereng selatan gn Slamet, Bendung Gerak Serayu dan beberapa bantaran sungai di Banyumas).  Kesan yang akan kita dapatkan jika kita mengamati Cucak Kutilang di alam bebas pada pagi hari adalah burung ini  tidak takut, ramai, lincah, dan selalu gembira.  Dan memang tingkah laku mereka sungguh sangat menentramkan hati: berlompatan dari satu pohon ke pohon, dari satu ranting ke ranting sambil memetik buah-buah kecil dengan paruhnya, bernyanyi dengan ribut saling bersahutan, dan sesekali ketika berada di pucuk pohon Cucak Kutilang akan berteriak kri-lang! kri-lang! Ah, sungguh sayang sekali jika burung ini hanya duduk lesu di sangkar tertutup.

Jika anda merasa stress atau jenuh, cobalah bersama anak anda berkunjung ke Taman Museum Jenderal Soedirman di daerah Karang Lewas, gelarlah alas duduk di pojok Selatan-Timur pada bagian taman yang bersebelahan dengan sungai Logawa, lalu duduk diam sambil menunggu kedatangan si Cucak Kutilang untuk memetik buah-buah kecil di pohon yang tak terlalu tinggi yang berjejer di pinggir taman. Di jamin, setelah bertemu si Cucak Kutilang ini hati anda akan tertular menjadi gembira, semangat, dan hilanglah kejenuhan serta stress.  Tapi ingat, jangan ditangkap karena burung ini lebih indah di alam bebas.  (by  Timur)

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>